1. Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Fisika
Implementasi komputasi modern di bidang fisika ada Computational Physics yang mempelajari suatu gabungan antara Fisika, Komputer Sains dan Matematika Terapan untuk memberikan solusi pada “Kejadian dan masalah yang kompleks pada dunia nyata” baik dengan menggunakan simulasi juga penggunaan algoritma yang tepat. Pemahaman fisika pada teori, eksperimen, dan komputasi haruslah sebanding, agar dihasilkan solusi numerik dan visualisasi / pemodelan yang tepat untuk memahami masalah Fisika.
Untuk melakukan pekerjaan seperti evaluasi integral, penyelesaian persamaan differensial, penyelesaian persamaan simultan, mem-plot suatu fungsi/data, membuat pengembangan suatu seri fungsi, menemukan akar persamaan dan bekerja dengan bilangan kompleks yang menjadi tujuan penerapan fisika komputasi. Banyak perangkat lunak ataupun bahasa yang digunakan, baik MatLab, Visual Basic, Fortran, Open Source Physics (OSP), Labview, Mathematica, dan lain sebagainya digunakan untuk pemahaman dan pencarian solusi numerik dari masalah-masalah pada Fisika komputasi.
2. Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Kimia
Implementasi komputasi modern di bidang kimia adalah Computational Chemistry yaitu penggunaan ilmu komputer untuk membantu menyelesaikan masalah kimia, contohnya penggunaan super komputer untuk menghitung struktur dan sifat molekul. Istilah kimia teori dapat didefinisikan sebagai deskripsi matematika untuk kimia, sedangkan kimia komputasi biasanya digunakan ketika metode matematika dikembangkan dengan cukup baik untuk dapat digunakan dalam program komputer. Perlu dicatat bahwa kata “tepat” atau “sempurna” tidak muncul di sini, karena sedikit sekali aspek kimia yang dapat dihitung secara tepat. Hampir semua aspek kimia dapat digambarkan dalam skema komputasi kualitatif atau kuantitatif hampiran.
3. Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Matematika.
Menyelesaikan sebuah masalah yang berkaitan dengan perhitungan matematis, namun dalam pengertian yang akan dibahas dalam pembahasan komputasi modern ini merupakan sebuah sistem yang akan menyelesaikan masalah matematis menggunakan komputer dengan cara menyusun algoritma yang dapat dimengerti oleh komputer yang berguna untuk menyelesaikan masalah manusia.
4. Implementasi Komputasi Modern pada Bidang Ekonomi
Pemrograman yang didesain khusus untuk komputasi ekonomi, dan pengembangan alat bantu dalam pendidikan komputasi ekonomi. Karena dibidang ekonomi pasti memiliki permasalahan yang harus dipecahkan oleh algoritma contohnya adalah memecahkan teori statistika untuk memecahkan permasalahan keuangan.
Salah satu contoh komputasi di bidang ekonomi adalah komputasi statistik. Komputasi statistik adalah jurusan yang mempelajari teknik pengolahan data, membuat program, dan analisis data serta teknik penyusunan sistem informasi statistik seperti penyusunan basis data, komunikasi data, sistem jaringan, dan diseminasi data statistik.
5. Implementasi Komputasi Dalam Bidang Geologi dan Geografi
Geologi dan Geografi, pada bidang ini dapat dilakukan pemanfaatan seperti pemodelan terhadap akses keadaan geografis suatu permukaan wilayah yang dapat dipantau jika terjadi pergerakan atau getaran. Selain itu dapat dilakukan pengiriman informasi mengenai prakiraan cuaca yang sangat berguna bagi segala hal terutama transportasi udara dan laut.
Sumber :
1. http://ferdianrezpector.blogspot.co.id/2015/04/implementasi-komputer-pada-berbagai.html
2. http://ferdianrezpector.blogspot.co.id/2015/04/implementasi-komputer-pada-berbagai.html
3. http://mihanasakurai.blogspot.co.id/2015/04/abstraksi-oky-riyani.html
Minggu, 11 Maret 2018
Teori Komputasi
Teori Komputasi
Menurut wikipedia: Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan pada model komputasi, menggunakan algoritme. Bidang ilmu ini terutama membahas hal terkait komputabilitas dan kompleksitas, dalam kaitannya dengan formalisme komputasi.
Komputasi tidak sama dengan kalkulasi ,Kalkulasi adalah proses mentransformasikan satu atau lebih input menjadi luaran (output).
Contoh: Kalikan 20 dengan 5, hasilnya 100
Kalkulasi melibatkan angka-angka dan kata-kata yang menyatakan proses sederhana, sedangkan komputasi menggunakan rule, bahkan bisa tanpa angka-angka.
Kalkulasi adalah prasyarat untuk komputasi.
Teori komputasi dibagi lagi menjadi 3 ranting:
a. Teori otomata (automata theory)
b. Teori komputabilitas (computability theory) adalah bertugas sebagai pemeriksa batasan-batasan pada model-model teoritis yang digunakan oleh komputer.
c. Teori kompleksitas (computational complexity theory) adalah sebuah ilmu dimana mengkaji sebuah sistem yang dinamik secara keseluruhan.
Beberapa model komputasi:
1. Mobile Computing atau Komputasi Bergerak
Mobile computing (komputasi bergerak) adalah sebuah kemajuan teknologi komputer yang dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel serta mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel.
Contohnya: smartphone, dll
2. Grid Computing
Komputasi grid disini adalah memanfaatkan suatu kekuatan pengolahan idle berbagai unit komputer, dan menggunakan kekuatan proses untuk menghitung satu pekerjaan.
3. Cloud Computing atau Komputasi Awan
Cloud computing adalah perluasan dari konsep pemrograman berorientasi objek abstraksi.
Selasa, 26 Desember 2017
SIKAP HIDUP DALAM MENGHADAPI COBAAN
“Kehidupan adalah masalah, jika kita mempunyai
masalah maka kita masih diberi kesempatan untuk hidup”, setidaknya begitulah
ayah saya menjelaskan sedikit makna dari kehidupan kepada saya. Setiap lini
dalam kehidupan kita pasti memiliki masalah, dari yang ringan maupun yang
berat. Setiap manusia pasti pernah dan akan mendapatkan cobaan, dan yang
membedakan masing-masing manusia itu adalah sikapnya dalam menghadapi cobaan
tersebut.
Tak terlepas dari itu, saya sebagai manusia juga
tak luput dari cobaan, dan tentunya saya juga memiliki sikap hidup untuk
menghadapinya. Saya pribadi membuat beberapa poin pembeda dalam hal ini, yaitu
:
1. Ketika semua
belum dimulai
Ø Dalam agama yang saya anut, doa untuk keluar rumah
kurang lebih seperti ini: “dengan nama Allah, aku menyerahkan semuanya
kepada-Mu ya Allah”, artinya dari doa tersebut saya ambil kesimpulan bahwa
berserah diri atau yang lebih dikenal dengan istilah “Tawakal” dalam Islam harus dilakukan di awal, sebelum semua dimulai,
sehingga apa pun keputusan Allah yang akan terjadi nantinya, kita sebagai
manusia telah ikhlas jauh sebelum semuanya terjadi.
2. Ketika
berhadapan dengan cobaan
Ø Sebelum membahas tentang cobaannya, perlu kita
ingat bahwa cobaan yang kita alami, itu semua telah terjadi, sehingga apa pun
yang kita lakukan, pikirkan dan ucapkan tidak akan mengubah semua yang telah
terjadi. Adapun yang kita lakukan harusnya hanyalah suatu hal yang setidaknya
akan membuat situasi menjadi agak lebih tenang, sehingga di detik pertama ketika
cobaan itu datang, dalam pikiran kita harus dipenuhi dengan energi positif,
karena seperti yang kita ketahui setiap cobaan itu adalah energi negatif, dan
jangan biarkan dia merasuki pikiran kita untuk berpikiran negatif, karena jika
itu terjadi, bukan hanya diri kita bisa jadi gelisah tapi juga bisa membuat
keadaan yang awalnya buruk itu menjadi lebih buruk lagi. Intinya, kata kunci
dalam menghadapi cobaan ialah tabah. Bukan
ketika semuanya telah berlalu, tapi kita harus tabah ketika detik pertama
cobaan itu datang. Sehingga hal yang akan kita lakukan selanjutnya bisa membuat
keadaan menjadi lebih baik, atau setidaknya tidak bertambah buruk
3. Ketika semua
telah berlalu
Ø Ketika semuanya berlalu saya hampir selalu ingat
ayat Al-Quran, surat Al-Baqarah (2) ayat terakhir (286) yang menjelaskan bahwa
Allah hanya akan memberikan cobaan sesuai dengan kesanggupan hamba-hambanya.
Karena dengan percaya kepada janji Allah tersebut akan mencegah kita untuk
menyalahkan Allah. Ketika sepintas terpikir oleh saya beratnya cobaan yang
sedang saya rasakan, hampir selalu saya berkata kepada diri saya sendiri bahwa
Allah percaya kepada saya untuk memikul beban berat ini, sehingga saya yang
hanya manusia biasa, tidak berhak untuk tidak percaya kepada diri saya
sendiri.
Ø Selain itu ketika semuanya telah berlalu, kita
tidak boleh melewatkan poin paling penting dalam sebuah cobaan, yaitu hikmah. Setelah keadaan sudah dapat
berjalan normal kembali setelah cobaan itu berlalu, cobalah pikirkan apa saja
hikmah dari cobaan tersebut, karena hanya hikmahlah satu-satunya hal positif
yang ada dalam cobaan. Jika seorang tidak bisa mendapat hikmah dari sebuah
cobaan, maka ia termasuk orang-orang yang merugi.
Ø Setelahnya, dengan bekal hikmah pengalaman dari
cobaan yang telah berlalu tersebut, cobalah kembali menjalani kehidupan walau
tak jarang, kehidupan tersebut akan sedikit berbeda, bahkan sangat berbeda
dengan keadaan sebelum cobaan tersebut datang. Namun jalani saja semua dengan
positif karena walau bagaimanapun juga, kehidupan harus terus berlanjut.
PERENCANAAN BISNIS PERCETAKAN
Percetakan mungkin sudah biasa kita ketahui bahwa
industri ini melayani iklan dan promosi lain. Namun bagaimana jika diubah
pandangan tersebut, dari hanya sekedar kebutuhan iklan perusahaan, diubah
menjadi tempat ekspresi individu mencetak apa saja yang mereka inginkan, dan
dicetak di mana saja yang mereka inginkan. Atau untuk cetak souvenir untuk kenalan mereka. Ya,
itulah yang ingin kami ciptakan, sebuah percetakan yang mengutamakan sisi unik
dan kreativitas, bukan percetakan biasa.
Ide ini bermula dari pemikiran kami, apa yang akan
kami bawa setelah lulus ? banyak cerita dan banyak canda tawa yang kami bagi di
kampus ini. Maka kami berpikiran sebuah kenang-kenangan yang akan mengingatkan
kami akan teman-teman kami di sini. Berkembang dari pemikiran tersebut, kami
usulkan percetakan.
Selain itu bisnis ini juga dirasakan menarik,
karena belum ada pesaing serupa yang melirik pasar Mahasiswa dan pelajar. Namun
kami sadari bisnis ini gampang ditiru, maka dari itu yang kami utamakan adalah
pelayanan dan kepuasan pelanggan. Kontak hati antara kami dan pelanggan yang
akan kami kedepankan. Semua yang dicetak haruslah sesuai kepribadian dan
keinginan pelanggan.
Sehubungan dengan rencana bisnis kami akan
dijelaskan dalam bab-bab selanjutnya. Mudah-mudahan usaha ini dapat berguna
bagi kami maupun orang banyak. Terima-kasih.
Rencana
Organisasi
Kami ingin bergerak dalam bidang pembuatan barang
cetak meliputi : kop surat, kartu nama, amplop, brosur, leaflet, kartu undangan, kalender, stiker, serta spanduk. Usaha ini
juga melayani digital printing baju
atau T-shirt, payung, pin, tas, dan gantungan kunci.
Latar belakang kami merencanakan merintis usaha
ini dikarenakan kami melihat perkembangan pasar industri kreatif di kota-kota
besar saat ini. Namun masih sedikit usaha percetakan ini di daerah Sulawesi
tengah khususnya kota Palu. Usaha kami dimaksudkan agar dapat menemani
pelanggan dalam mengungkapkan perasaannya dalam setiap suasana, seperti
ungkapan cinta, bahagia, sedih, ucapan selamat, dan lainnya.
Market kami meliputi wilayah kota Palu, dengan
target pasar meliputi perusahaan, institusi pemerintahan, para
pelajar/mahasiswa, toko-toko, dan juga individu yang ingin menggunakan jasa
percetakan.
Dengan berkembangnya teknologi yang dapat mudah
diakses di Sulawesi Tengah, kami memberikan kemudahan bagi calon konsumen yang
berada di luar area pemasaran kami untuk dapat melakukan pemesanan baik via
telepon dan email.
Kami persembahkan produk kami sesuai pesanan Anda
yang dapat menampilkan Foto Anda dan teman-teman Anda atau Foto angkatan bagi
mahasiswa, Foto Putera - Puteri Anda masing-masing, Foto Close Up, Foto Kekasih, Foto Pernikahan, Foto Binatang Kesayangan,
Foto moment penting, Foto Ulang
Tahun, Foto kelulusan, dan sebagainya. Sesuai dengan foto yang Anda serahkan
kepada kami. Selain itu kami juga menerima pesanan untuk promosi perusahaan
yang ingin menampilkan icon produknya
dari mulai Tas, Kaos, Topi, dan
sebagainya.
Kekayaan
Intelektual
Kami tidak bertanggung jawab dengan masalah hak
cipta design yang ditawarkan oleh para
pelanggan pada kami, segala tuntutan tentang hak cipta berada di luar tanggung
jawab kami. Kekayaan intelektual yang kami miliki terbatas pada design orisinal yang kami ciptakan.
Lokasi
Lokasi usaha kami bertempat di Kelurahan Tondo
Kami mengambil lokasi di daerah ini dikarenakan
pesaing sekitar belum ada, sehingga kami bisa menjadi market founder tanpa pesaing untuk sementara waktu. Untuk mencegah
hilangnya pasar, maka kami akan berusaha berpikir kreatif dan inovatif dengan
selalu mencari sesuatu yang baru mengikuti tren pasar.
Selain itu lokasi ini diharapkan dapat menarik
Mahasiswa, pelajar, perusahaan dan departemen sekitar untuk menggunakan produk
kami. Karena kami dapat menyediakan kaos angkatan untuk pelajar dan Mahasiswa,
x banner dan spanduk untuk inagurasi mahasiswa, menyediakan reklame
untuk toko-toko sekitar, atau acara lain yang membutuhkan advertising, kalender, undangan, ataupun produk lain yang dapat
menarik pasar sekitar.
Rencana
Pemasaran
Gambaran singkat tujuan strategi pemasaran
Strategi pemasaran yang kami rencanakan adalah excellent service. Mulai dari memberikan
produk dengan kualitas terbaik, pelayanan ramah dan bisa memesan melalui SMS,
sedia pesan antar produk, dan menjamin menyelesaikan pesanan tepat waktu.
Tujuan kami memilih strategi tersebut adalah untuk
dapat bersaing dengan usaha percetakan lain. Di mana bisnis serupa hanya
sekedar cetak yang penting biaya murah. Kami mengerti, saat seseorang
menginginkan fotonya sebagai kenang-kenangan wisudanya ataupun kenang-kenangan
lain, yang diinginkan bukanlah hasil cetak yang asal murah, yang mereka
inginkan hasil cetak yang unik, dikemas dengan menarik, dan kualitas terbaik.
Bedanya dengan produk lain, produk kami bukan
hanya sekedar cetak biasa, namun cetak yang mengutamakan sisi seninya.
Selain itu bedanya dengan percetakan lain, kami
melayani pesanan satuan selain paket. Sehingga untuk yang hanya mau membeli
satu produk tidak perlu khawatir. Dan untuk yang mau membeli banyak pun dapat
membayar lebih murah dengan harga grosir. Semuanya sesuai pilihan pelanggan.
Dokumen
Pendukung
Dalam menjalankan usaha ini, kami menggunakan
beberapa dokumen pendukung, seperti faktur penjualan, daftar pesanan, daftar
pelanggan, kartu persediaan, daftar piutang, dan beberapa dokumen lainnya yang
kami yakini dibutuhkan dalam menjalankan usaha ini.
Komentar
Detailnya
penjelasan yang dipaparkan oleh perusahaan ini membuat saya harus meringkas
kembali apa yang dituliskan. Data-data yang ada di tulisan ini bisa dibilang
lengkap dalam melaksanakan perencanaan bisnis khususnya bisnis percetakan.
Mulai dari penjelasan tentang bisnis percetakan itu sendiri bahkan sampai
dokumen pendukungnya.
Lengkapnya
persiapan perusahaan ini bisa mengundang banyak investor untuk percaya
kepadanya. Perusahaan ini juga akan mengutamakan pelayanan pada pelaksanaan
bisnisnya. Dengan perencanaan bisnis seperti ini, sepertinya perusahaan bisnis
percetakan ini akan menjadi perusahaan sukses dalam jangka pendek.
Selasa, 14 November 2017
Pengalaman Motivasi Diri Sendiri - Ilham Bismark
Pengalaman
Motivasi Diri Sendiri
Bicara
soal motivasi tak lepas dari pada motivasi terbesar di dunia ini yaitu Tuhan. Adapun
motivasi lain selain-Nya harus karna dan/atau untuk-Nya. Disamping itu,
motivasi yang masih berkaitan adalah Orang Tua, karena ridho orang tua adalah
ridho Allah subhanahu wa’taala. Semoga pengantar ini bisa membuka tulisan ini
dengan sebaik-baiknya.
Saya
Ilham Hidayat Bismark, mahasiswa Teknik Informatika, Universitas Gunadarma,
semester 7. Saat ini saya memegang prinsip kejujuran sekuat mungkin. Hal yang
memotivasi saya adalah dari sebuah kejadian yang saya alami ketika sama
sekolah, tepatnya di SMA Negeri 1 Solok Selatan.
Dulu
saya adalah seorang murid yang bisa dikatakan malas. Jika ada ujian saya sering
kali tidak belajar untuk ujian tersebut. Suatu saat ketika saya berada di
semester satu kelas dua SMA, ada ujian harian di mata pelajaran Budaya Alam
Minangkabau (kalau saya tidak salah ingat) dengan guru yang anggap saja bernama
“Yeni”. Ketika itu saya benar-benar tidak terlalu faham pelajarannya dan saya
juga malas untuk belajar. Sehingga sesaat sebelum ujian dimulai saya cemas,
namun ada teman sebut saja namanya “Putra” yang menenangkan saya sambil berkata
“tenang saja”. Ketika ujian berlangsung sangat sedikit sekali soal yang bisa
saya jawab, sehingga hanya bisa terdiam merenungi ujian tersebut. Tapi,
beberapa saat si “Putra” memberikan kertas yang seolah-olah bercahaya di kala
gelap gulita berisikan jawaban ujian kepada saya. Tanpa berpikir panjang, saya
menyalin jawaban tersebut. Ternyata memang satu kelas sudah mempersiapkan ujian
ini secara sembunyi-sembunyi untuk mendapat jawaban. Bisa dikatakan semua
anggota kelas itu curang dalam ujian kecuali satu orang, anggap saja namanya “Fani”.
Fani terkesan sebagai orang yang ideal. Dalam ujian tersebut bisa dikatakan
hanya dia yang tidak curang.
Di
saat saya menyalin lembaran kertas yang berisikan jawaban tadi ke kertas ujian
saya si Fani menegur semua orang yang ada di kelas sambil agak berteriak, “gak asyik ujian kayak gini kawan !!”. Dia
berteriak seakan-akan tak ada guru di dalam kelas, padahal guru tersebut berada
di depan kelas. Mendengar teriakan si Fani tadi saya langsung berhenti dari
kegiatan curang itu. Saya berpikir panjang, bagaimana bisa saya yang diajari
kejujuran dari sekolah dasar bisa melakukan hal yang tercela seperti itu?. Bagaimana
bisa orang-orang yang dilatarbelakangi pendidikan ini bisa curang hanya dalam
hal kecil seperti ujian harian?. Untuk apa kita berbicara kejujuran padahal
pada kenyataannya kita masih saja tetap berbuat kecurangan?. Pertanyaan-pertanyaan
itu seakan-akan terus berputar di fikiran saya. Sehingga akhirnya saya terdiam
dan memilih untuk tidak melanjutkan perbuatan tercela itu lagi dan saya
bertekad untuk tidak mengulanginya lagi.
Ujian
akan datang ketika kita ingin naik ketingkat yang lebih tinggi. Saya yakin
dengan pernyataan tersebut dan ternyata memang. Setelah saya memutuskan untuk
jujur dalam ujian apapun, nilai akademik saya banyak yang turun. Bahkan ada guru
yang menyuruh saya tetap melakukan perbuatan tercelah itu supaya nilai saya
naik. Tapi dengan keyakinan teguh, saya tetap ingin jujur dalam keadaan apapun.
Kurang
lebih satu tahun berlalu dengan nilai seadanya saya berada di kelas tiga SMA. Saya
mendapat pelajaran dengan bu Yeni kembali yaitu pelajaran Sejarah (kalau saya
tidak salah ingat), dan saya masih sekelas dengan si Fani. Suatu ketika ada
ujian pertengahan semester bersama bu Yeni. Seperti biasa kebanyakan anggota
kelas saya melihat buku yang seharusnya tidak boleh ketika ujian berlangsung. Walau
demikian, alhamdulillah saya tetap tidak ingin melihat buku walau saya tidak
bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ujiannya. Alhasil, beberapa minggu kemudian
bu Yeni mengembalikan kertas ulangan tengah semester tersebut, beliau berkata, “hasil ujian kalian bagus-bagus semua
rata-rata nilainya dari 80 sampai 100, tapi ada yang tidak bagus ini nilainya,
Ilham coba ke depan”, dengan perasaan campur aduk saya ke meja guru. Secara
personal ibu Yeni memberi tahu saya bahwa nilai saya hanya 40 dari 100. Saya meminta
maaf “iya bu, maaf saya tidak belajar waktu itu” dan berbagai bercakapan
terjadi antara saya dan bu Yeni, sampai suatu ketika beliau berkata “lihat ini
teman-teman kamu nilainya bagus-bagus”, karena tidak terima secara spontan saya
berkata “itu bukan nilai mereka bu”, bu Yeni pun mengangguk sambil berkata “iya
saya tahu, mereka ujian liat LKS (lembar kerja siswa, buku yang biasa jadi
referensi pembelajaran), yasudah sekarang kamu remedial saja seperti biasa”
sambung beliau, “iya bu, terimakasih bu” jawab saya. Seketika itu saya
meremedialkan ujian saya sendiri.
Beberapa
hari berlalu dan rapor ujian tengah semester pun keluar. Saya melihat nilai sejarah
saya mendapat 80, sedangkan teman-teman saya yang curang tadi hanya mendapat
70. Kesenangan yang luar biasa tiada tara saya rasakan ketika itu. Saya sadar,
disaat saya memutuskan untuk berbuat baik dengan cara jujur, manfaatnya tidak
akan begitu terasa di awal perjuangan. Bahkan rasa pahitlah yang jadi bumbu
perjuangan di awal dan setelah berbulan-bulan merasakannya, Allah subhanahu
wataala memberikan rasa manisnya buah kejujuran sebagai sebuah pencapaian.
Jujur
saja saat ini saya juga tidak terlalu ideal untuk terus jujur dalam keadaan
apapun. Tapi kisah inilah yang menjadi titik balik saya untuk terus berbuat
suatu hal yang positif. Bukan hanya soal jujur, tapi juga akhlak, pengambilan
keputusan, prioritas dan lain-lain tentang manajemen kehidupan seiring
berjalannya waktu bertahap untuk terus membenahi diri menjadi lebih baik. Setiap
kita mempunyai motivasi diri masing-masing. Dan kebanyakan motivasi diri saya
adalah dari kisah-kisah pengalaman. Karena bagi saya pengalaman adalah guru
terbaik yang tak akan pernah berbohong.
SDM dan Organisasi - UKM Fajrul Islam
SDM dan Organisasi
Tugas Softskill yang kedua. Saya mengambil
poin SDM dan Organisasi. Organisasi yang saya ambil adalah Organisasi Mahasiswa
di Universitas Gunadarma, yaitu UKM Fajrul Islam (FARIS).
TENTANG FAJRUL ISLAM
Sejarah
Faris
Periode
Tahun 1981 s/d 1988. Pada awalnya, Lembaga Dakwah Kampus di Sekolah Tinggi
Gunadarma hanya sebagai sebuah perkumpulan Mahasiswa dan Mahasiswi yang aktif
mengelola Mushola di Kampusnya, yang saat itu masih berlokasi di Kampus Salemba.
Di Kampus Salemba sendiri ada 2 konsentrasi jurusan perkuliahan:
1.
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Gunadarma dan
2.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gunadarma.
Karena
rutinnya dalam pengelolaan Mushola menjadi sebuah prestasi tersendiri, akhirnya
perkumpulan mahasiswa tersebut mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan
Kegiatan Panitia Hari Besar Islam oleh pihak Kampus. Tahun demi tahun kegiatan
PHBI ini berlangsung.
Tahun
1985-1986 adalah Peletakan Batu Pertama untuk pendirian cabang bangunan Kampus
Gunadarma di Margonda Depok, yang otomatis perkumpulan mahasiswa-mahasiswi
Muslim yang akrab disebut Rohis (Rohani Islam) harus ikut serta dalam
memobilisasi tempat ibadah di Kampus Margonda ini. Sebetulnya antara pengurus
Rohis STIE Gunadarma dan STMIK Gunadarma itu berbeda, karena terkait posisi
bangunan yang jaraknya cukup jauh, sehingga belum bergabung. Hal ini
dikarenakan belum disahkannya kegiatan tersebut sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa
maka kegiatannya hanya sebatas mengurus Mushola dan penyelenggaraan PHBI.
Tahun
1988 Masjid Daarul Ilmi dibangun dan setelah selesai, ini merupakan Masjid
terbesar di Gunadarma. Melalui Masjid
inilah menjadi sarana menjadi sebuah tempat untuk melakukan koordinasi terkait
kegiatan Keislaman.
Periode 1998 adalah masa di mana segala konsep yang sebelumnya
disiapkan dapat direalisasikan. Dengan menimbang hal-hal sebelumnya, yaitu
kontribusi Rohis yang nyata terhadap kampus, serta rutinnya melaksanakan
pendelegasian di setiap organisasi kampus, membuat langkah Senat Mahasiswa, dan
BEM yang diisi oleh Rohis saat itu mampu berperan dalam peristiwa aksi demo
menyuarakan aspirasi ketika Kepemimpinan Presiden Soeharto.
Kemudian, pengurus Senat meminta agar Rohis diresmikan menjadi
Unit Kegiatan Legal di Kampus Gunadarma. Karena, sebelumnya berstatus tetap
legal, tetapi hanya sebatas sebagai perkumpulan saja. Ada ketika hanya ada
acara. Setelah acara selesai, kembali pada kegiatan biasa, seperti diskusi,
belum terorganisir secara baik. Akhirnya rohis berinisiatif untuk terjun di
Senat.
Pada tanggal 28 Desember 1998 Rohis diresmikan menjadi Unit
Kegiatan Mahasiswa dengan membawa hal baru, nama baru Fajrul Islam dan adanya
sistem. Periode Tahun 1999 s/d 2003 merupakan masa-masa di mana Fajrul Islam
yang pengurusnya aktif di berbagai BEM, baik BEM U dan BEM Fakultas, melakukan
ekspansi dakwah dengan membentuk Badan Semi Otonom di bawah struktur pengurus
BEM, seperti BEM FE terdapat KAESYAR (Kajian Ekonomi Syariah), BEM Psikologi
terdapat Psikis (Psikologi Islam), Sastra Islam, dsb.
Sejarah
Ketua Umum FARIS
No.
|
Periode
kepengurusan
|
Nama
ketua umum
|
Jurusan
|
Angkatan
|
1
|
1998/1999
|
Muhammad
Rochim (STMIK)
Agus
(STIE)
|
1995
|
|
2
|
1999/2000
|
Indra
Chaniago
|
1996
|
|
3
|
2000/2001
|
Filani
Zikri
|
1997
|
|
4
|
2001/2002
|
Sri
Widodo
|
Sistem
Informasi
|
1998
|
5
|
2002/2003
|
Syarif
Hidayat
|
Psikologi
|
1999
|
6
|
2003/2004
|
Iwan
Setiawan
|
2000
|
|
7
|
2004/2005
|
Slamet
|
2001
|
|
8
|
2005/2006
|
Enjang
Mulyana
|
2002
|
|
9
|
2006/2007
|
Handi
W.
|
2003
|
|
10
|
2007/2008
|
Wafa
Hassim
|
Psikologi
|
2004
|
11
|
2008/2009
|
Ardian
Fauzi
|
2005
|
|
12
|
2009/2010
|
Sukma
Wijaya
|
Sistem
Informasi
|
2006
|
13
|
2010/2011
|
Muhammad
Ali Fikri
|
Teknik
Elektro
|
2007
|
14
|
2011/2012
|
Agung
Kurniawan
|
Sistem
Informasi
|
2008
|
15
|
2012/2013
|
Yahya
Zulkarnain
|
Teknik
Industri
|
2009
|
16
|
2013/2014
|
M.
Fikri Amirullah
|
Sistem
Informasi
|
2010
|
17
|
2014/2015
|
Indra Permana
|
Teknik Elektro
|
2011
|
18
|
2015/2016
|
Agung Ginanjar Kusumah
|
Tek. Informatika
|
2012
|
19
|
2016/2017
|
Hamzah Assadullah
|
Tek. Informatika
|
2013
|
20
|
2017/2018
|
Kartiko Pramudito
|
Tek. Informatika
|
2014
|
STRUKTUR
DAN MANAJEMEN FAJRUL ISLAM
Struktur
Dan Pembagian Tugas
Keterangan :
Divisi / ranah = adalah bagian dari sebuah bidang yang tugasnya
berkaitan dengan penjabaran kerja dari bidang yang berada di atasnya
Bidang = gabungan
dari beberapa divisi atau ranah yang memiliki kesamaan dalam hal wilayah kerja
Regional =
Terdiri dari ketua umum dan ketua masing-masing teritorial
BPO = Terdiri dari anggota kehormatan yang
memberi pertimbangan kepada Fajrul Islam
Badan Pertimbangan Organisasi
|
|
Deskripsi
|
·
Merupakan dewan yang berfungsi untuk
membantu mengembangkan, menjaga kesinambungan, dan keteraturan gerak langkah
UKM Fajrul Islam dengan visi, misi, dan tujuan organisasi
|
Tugas
|
·
Memberi masukan kepada kepengurusan
terkait keorganisasian
·
Tugas dan Kewajiban BPO lebih
lanjut diatur oleh musyawarah BPO
|
Ketua Umum
|
|
Deskripsi
|
·
Merupakan pimpinan eksekutif
tertinggi dalam struktur FARIS
·
Bertanggung jawab penuh sebagai
penyelenggara dan penyalur organisasi serta pencapaian tujuan organisasi
kepada Muktamar
|
Tugas
|
·
Tugas dan Kewajiban Ketua Umum
diatur dalam AD/ART
·
Wewenang diatur dalam AD/ART
·
Memiliki hak prerogatif dalam staffing dan terhadap keputusan yang
dianggap mendesak
|
Sekretaris Jenderal
|
|
Deskripsi
|
·
Sebagai wakil Ketua Umum Faris
dalam mengurus internal organisasi
·
Bertanggungjawab kepada Ketua Umum
UKM Fajrul Islam
·
Bertanggungjawab atas divisi-divisi
di bawahnya
|
Tugas
|
·
Membuat standarisasi mengenai
keadministrasian organisasi
·
Menjalankan kegiatan kesekretariatan,
dokumentasi, dan pengarsipan
·
Melakukan pengawasan dan
pengendalian terhadap arus informasi yang masuk dan keluar
|
Divisi Sekretaris Umum
|
|
Deskripsi
|
Bertanggungjawab
kepada Sekjend atas pengelolaan
sekretariat, inventaris serta sebagai pusat data dan informasi.
|
Tugas
|
·
Mengelola Sekretariat FARIS
·
Mengelola Inventaris FARIS
·
Sebagai pusat administrasi
identitas FARIS meliputi Panji, Kartu Identitas Pengurus, Jaket, Surat dan
KOP Surat
·
Mengelola segala sesuatu yang
berhubungan dengan kelembagaan seperti surat masuk dan keluar, dan pendataan
kebijakan-kebijakan
·
Pengolahan database
·
Pendataan dari arsip dokumen, pesan
(al’ilanat) dan info FARIS
·
Melakukan kegiatan terkait
penyebaran informasi tentang FARIS
·
Pendataan proposal kegiatan,
laporan pertanggungjawaban dan berkoordinasi dengan bidang lain terkait pengumpulan
LPJ
·
Sebagai Pusat Informasi FARIS
·
Pendata program kerja FARIS selama
1 periode
|
Divisi Bendahara Umum
|
|
Deskripsi
|
Bertanggungjawab
kepada Sekjend atas pengelolaan
keuangan FARIS
|
Tugas
|
·
Melakukan pengawasan terhadap
keuangan UKM Fajrul Islam
·
Membuat kebijakan-kebijakan terkait
flowchart sistem keuangan,
anggaran, dan penggunaan dana kas FARIS
·
Mencari dan mengatur sumber-sumber
pendanaan FARIS
|
Bidang PPSDM
|
|
Deskripsi
|
Bertanggungjawab kepada Ketua Umum FARIS
PPSDM merupakan kependekan dari Pengawasan
dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
|
Tugas
|
·
Melakukan pengawasan internal ADK dan Forum angkatan
·
Melakukan rekrutmen kader dan pengelolaan database kader
·
Membuat strategi ukhuwah antara anggota dan pengurus
FARIS
·
Melakukan
pembinaan kader mula
|
Divisi CnR
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung
jawab kepada ketua bidang PPSDM
|
Tugas
|
·
Melakukan rekrutmen kader dan
pengelolaan database kader.
·
Mengawasi dan mengevaluasi forum
angkatan.
·
Mengatur dan mengevaluasi kegiatan
magang partisipan.
·
Bertanggung jawab terhadap daerah
persiapan wilayah.
·
Membuat strategi ukhuwah antara
anggota dan pengurus FARIS.
·
Melakukan pengawasan dan penganalisaan terhadap pelaksanaan sistem yang
ada dan membuat evaluasi terhadap kinerja FARIS dan rekomendasi.
|
Divisi Mentoring
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung
jawab kepada ketua bidang PPSDM
|
Tugas
|
·
Mengadakan pelatihan terhadap
mentor dan mentee
·
Bertanggung jawab terhadap daerah
persiapan wilayah
·
Membuat strategi mentoring
·
Membuat strategi sosialisasi mentoring (pencitraan mentoring)
|
Bidang SYIAR
|
|
Deskripsi
|
Bertanggungjawab
kepada Ketua Umum UKM Fajrul Islam
|
Tugas
|
·
Memberikan pelayanan yang ditujukan
untuk umat (masyarakat sekitar kampus dan civitas
academica) dengan cara hikmah dan
baik yang dilakukan secara rutin
·
Memakmurkan masjid yang ada di
Universitas Gunadarma dengan berbagai kegiatan keislaman yang bermanfaat
·
Mensyiarkan
nilai-nilai Islam kepada seluruh elemen-elemen kampus guna memperluas
pemahaman tentang Islam
·
Mengelola keuangan masjid yang
berkaitan dengan kegiatan syi’ar
masjid dan kebutuhannya, serta melaporkannya kepada pihak kampus yang
bertanggung jawab atas pengelolaan dana masjid
·
LAZIS dikelola oleh syiar
|
Divisi Masjid
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung
jawab kepada Koordinator Bidang Syiar terkait program kerja atau pelayanan Masjid
|
Tuigas
|
·
Mengelola
keuangan Masjid
·
Memakmurkan masjid yang ada di
Universitas Gunadarma dengan berbagai kegiatan keislaman yang bermanfaat.
|
Divisi Mahasiswa dan Masyarakat
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung jawab kepada coordinator Bidang Syiar
terkait program kerja
|
Tugas
|
·
Memberikan pelayanan yang ditujukan
untuk umat (masyarakat sekitar kampus dan civitas
academica) dengan cara hikmah dan
baik yang dilakukan secara rutin
·
Mensyiarkan
nilai-nilai Islam kepada seluruh elemen-elemen kampus guna memperluas
pemahaman tentang Islam
·
Mempersiapkan
MTQMN
|
Bidang Pemuliaan Perempuan
|
|
Deskripsi
|
·
Bertanggung jawab kepada Ketua Umum
FARIS terkait kondisi kemuslimahan
Universitas Gunadarma
|
Tugas
|
·
Membawahi dan bertanggung jawab
terhadap kegiatan Muslimah.
·
Mengadakan kajian untuk
meningkatkan tsaqofah, dan wawasan Muslimah
Universitas Gunadarma.
·
Membuat kegiatan yang berkaitan
dengan isu-isu strategis mengenai kemuslimahan
·
Mensosialisasikan isu-isu terkini
terkait kemuslimahan.
·
Membuat strategi peningkatan
ukhuwah antar anggota dan pengurus FARIS (khusus akhwat)
·
Sebagai wadah aspirasi bagi seluruh
mahasiswi universitas Gunadarma, baik secara formal maupun informal
|
Bidang HUMAS
|
|
Deskripsi
|
Bertanggungjawab
kepada Ketua Umum FARIS
|
Tugas
|
·
Menjadi penghubung antara FARIS dengan internal kampus (Ormawa, UKM, Kemahasiswaan dll)
·
Menjadi penghubung antara FARIS dengan eksternal kampus(FSLDK, LDK lain, Lembaga Kemanusiaan, Lembaga Pemerintahan)
·
Membangun dan menjaga komunikasi yang baik dengan
pihak internal dan eksternal
kampus
·
Membuat strategi terhadap isu-isu terkini terkait
dengan elemen-elemen internal dan eksternal kampus
·
Bertanggungjawab
terhadap daerah persiapan dan forum wilayah
·
Berkontribusi
dalam forum silahturahim lembaga dakwah kampus (FSLDK)
|
DIvisi Internal
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung jawab kepada koordinator Bidang Humas
|
Tugas
|
·
Menjadi penghubung antara FARIS dengan internal kampus (Ormawa, UKM, Kemahasiswaan dll)
|
Divisi Eksternal
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung jawab kepada koordinator Bidang Humas
|
Tugas
|
·
Berkontribusi
dalam forum silahturahim lembaga dakwah kampus (FSLDK)
·
Menjadi penghubung antara FARIS dengan eksternal kampus(FSLDK, LDK lain, Lembaga Kemanusiaan, Lembaga Pemerintahan)
|
MEDIA
|
|
Deskripsi
|
Bertanggungjawab
kepada Ketua Umum FARIS yang membawahi pengembangan media yang ada di UKM
Fajrul Islam
|
Tugas
|
·
Mengelola seluruh media cetak dan elektronik yang dimiliki FARIS
·
Sebagai media dakwah yang
menyeleksi dan mempublikasikan semua kegiatan FARIS
·
Membuat strategi publikasi terkait
pencitraan positif terhadap FARIS
|
Divisi Media Cetak
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung
jawab kepada Koordinator Bidang Media
|
Tugas
|
·
Mengelola media
cetak faris
·
Membuat strategi
publikasi subtraktrif
|
Divisi Media Elektronik
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung
jawab kepada Koordinator Bidang Media
|
Tugas
|
·
Mengelola social
media dan web faris
·
Membuat strategi
publikasi adiktif
·
Mempromosikan
setiap kegiatan faris melalui media elektronik
·
Mengkoordinasikan
setiap publikasi berkaitan dengan faris antar regional
|
Divisi Media Kreatif
|
|
Deskripsi
|
Bertanggung
jawab kepada Koordinator Bidang Media
|
Tugas
|
·
Membuat konten
dakwah secara kreatif
·
Memberikan
pelayanan terkait design grafis tentang Fajrul Islam
·
Melegalkan
publikasi fajrul Islam
|
Regional
|
|
Deskripsi
|
Bertanggungjawab
kepada Ketua Umum Faris
Regional memiliki status semi
otonom
|
Tugas
|
·
Tugas dan Kewajiban Koordinator
Wilayah diatur dalam AD/ART
·
Wewenang diatur dalam AD/ART
·
Memiliki hak prerogatif dalam
lingkup teritorial mengenai staffing
dan terhadap keputusan yang dianggap mendesak dengan persetujuan Ketua Umum
FARIS
·
Melakukan diskusi bersama antar
bidang FARIS pusat dan teritorial guna meningkatkan sinergitas kerja semi
otonom (minimal 2 kali dalam 1 periode kepengurusan)
·
Sub-struktur dalam teritorial
dikondisikan sesuai dengan kebutuhan wilayah dan SDM yang ada.
|
SISTEM
PENGGAJIAN
Di Organisasi Mahasiswa Fajrul Islam tidak
ada gaji. Semua tugas dan pekerjaan yang dilakukan bersifat sukarela. Adapun
hal konkrit yang didapat adalah berupa sertifikat kepengurusan atau kepanitiaan,
dan tidak ada yang bersifat penggajian.
Sumber
: Manajemen Risalah Dakwah Kampus / Sistem Manajemen Operasional FARIS 2017 -
2020
Komentar
:
Unit Kegiatan Mahasiswa Fajrul Islam (FARIS)
memiliki struktur kepengurusan yang kuat. Setiap organisasi pasti mengalami
masalah. Walau UKM Fajrul Islam berdiri atas dasar hukum yang jelas dan dibawah
naungan instansi yang jelas pula tak menutup kemungkinan mereka memiliki
masalah dalam hal struktur organisasi. Struktur organisasi yang ada di
landasannya yaitu SMOF (Sistem Manajemen Operasional FARIS) tidak sama dengan
realita struktur organisasi yang dijalaninya sekarang. Kemungkinan hal itu
disebabkan oleh penyusunan landasan yang kurang tepat dalam memprediksi kondisi
organisasi di masa depan.
Saat ini UKM Fajrul Islam seharusnya
membenahi sistem birokrasi dan kesekretariatan serta manajemen organisasinya,
agar alur koordinasi bisa berjalan dengan baik dan tidak sering terjadi miss
komunikasi. Selain sistem birokrasi dan kesekretariatan serta manajemen
organisasi UKM Fajrul Islam tetap tidak boleh meninggalkan tujuan khususnya di
Universitas Gunadarma, yaitu mendakwahkan nilai-nilai keislaman kepada seluruh
civitas akademika kampus Universitas Gunadarma. Dengan demikian diharapkan UKM
Fajrul Islam bisa menjadi model keislaman di kampus Universitas Gunadarma
Langganan:
Postingan (Atom)